Upa', Darwin Rande (2025) Analisis Tingkat Kebisingan Akibat Aktivitas Transportasi di SMA Kristen Makale. Diploma thesis, Universitas Kristen Indonesia Toraja.
Halaman Sampul.pdf
Download (1MB)
Bab I.pdf
Download (434kB)
Bab II.pdf
Download (697kB)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (726kB)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab V.pdf
Download (223kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (334kB)
Lampiran.pdf
Download (3MB)
Abstract
SMA Kristen Makale adalah salah satu tempat pusat pedidikan yang terletak di pusat kota makale, Jika dilihat dari kondisi lingkungan SMA Kristen Makale yang memiliki gedung sekolah yang berdekatan dengan jalan raya utama yang menimbulkan kebisingan, pusat pendidikan seharusnya memiliki kawasan yang minim kebisingan. Maka perlu dilakukan penelitian di kawasan SMA Kristen Makale mengenai kebisingan.
Sehingga dari penelitian ini dapat diketahui nilai tingkat kebisingan yang ada di kawasan SMA Kristen Makale, serta membandingkan nilai tersebut dengan nilai ambang batas baku tingkat kebisingan sesuai dengan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup (KMNLH) No. 48 tahun 1996 yaitu sebesar 55 dB. Penelitian ini dilakukan dengan 2 pengambilan data, yaitu data primer dan data sekunder. Data – data primer yang diambil berupa data tingkat kebisingan diperoleh menggunakan alat Sound Level Meter, data volume lalu lintas menggunakan Traffic Counter dari Handphone dan data kecepatan kendaraan diambil sampel kendaraan lalu dihitung waktu tempuh kendaraan yang diperoleh dalam jarak 50 meter, data akan diolah dengan metode Calculator of Road Traffic Noise (CoRTN), yaitu dengan memperhatikan faktor koreksi yang berpengaruh terhadap tingkat kebisingan. Sedangkan data sekundernya yaitu lokasi penelitian yang berada di SMA Kristen Makale. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui tingkat kebisingan pada SMA Kristen Makale memiliki tingkat kebisingan tertinggi dengan nilai kebisingan 66.35 dBA. Tingkat kebisingan pada lokasi ini lebih tinggi dibandingkan dengan standar baku tingkat kebisingan Keputusan Menteri
Negara Lingkungan Hidup No. 48 tahun 1996. Solusi yang tepat adalah dengan diberikan penghalang kombinasi antara penghalang alami dan penghalang buatan. Penghalang alami yaitu tanaman Likuan-Yu yang dapat mereduksi. Untuk penghalang buatan ada dua pilihan yaitu penghalang menerus dinding beton bertulang yang dapat mereduksi kebisingan sebesar 18 - 19 dBA dan penghalang pagar akustik yang dapat
menyerap kebisingan 20-22 db, dan untuk penghalang buatan dalam ruangan menggunakan panel akustik yang dapat mereduksi kebisingan sebesar 14-16 dBA.
Kata Kunci: Kebisingan, Lalu lintas, SMA Kristen Makale, Sound Level Meter, Pengendalian Kebisingan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | Unnamed user with username perpustakaan2_1 |
| Date Deposited: | 06 Mar 2026 06:26 |
| Last Modified: | 06 Mar 2026 06:26 |
| URI: | https://repo.ukitoraja.ac.id/id/eprint/1369 |

