Analisa Keausan Mata Pahat HSS pada Proses Pembubutan Kering dengan Variasi Gerak Makan dan Putaran Spindel

Linggi Allo, Angga (2024) Analisa Keausan Mata Pahat HSS pada Proses Pembubutan Kering dengan Variasi Gerak Makan dan Putaran Spindel. Diploma thesis, Universitas Kristen Indonesia Toraja.

[thumbnail of Halaman Judul] Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf

Download (180kB)
[thumbnail of Bab I] Text (Bab I)
Bab I.pdf

Download (79kB)
[thumbnail of Bab II] Text (Bab II)
Bab II.pdf

Download (655kB)
[thumbnail of Bab III] Text (Bab III)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (531kB)
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (215kB)
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
Bab V.pdf

Download (8kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (133kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf

Download (925kB)

Abstract

Angga Linggi Allo Analisa Keausan Mata Pahat HSS Pada Proses Pembubutan Kering Dengan Variasi Gerak Makan Dan Putaran Spindel. Dibimbing oleh Dr. Ir. Yafet Bontong, S.T., M.T. dan Ir.Chendri johan, S.T., M.T. Keausan pahat merupakan peristiwa terlepasnya material atau atom dari permukaan material akibat deformasi plastis dan gaya mekanik. Keausan pada pahat potong akan menyababkan perubahan bentuk benda kerja sehingga akan mengakibatkan geometri dan kualitas permukaan material akan mengalami penurunan.Proses pemesinan bubut merupakan proses pemesinan yang menggunakan pahat bermata tunggal (single point cutting tools). Perbedaan parameter potong merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi tingkat laju keausan mata pahat. Beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya keausan pahat yaitu putaran spindel, gerak makan, kedalaman potong dll. Penelitian ini akan membahas tentang bagaimana pengaruh gerak makan dan putaran spindel terhadap keausan pahat serta bagaimana hubungan antara gerak makan dan putaran spindel terhadap keausan pahat pada proses bubut konvensional. Dalam penelitian ini dilakukan beberapa tahapan yang bertujuan agar penelitian tersebut dapat berjalan baik dan lancar dimulai dari tahap persiapan, pengumpulan data, pengolahan data, dan analisis hasil penelitian. Pada penelitian ini merupakan eksperimen yang membandingkan tingkat keausan mata pahat HSS ½ x 4 inch. Material yang digunakan adalah baja ST 42 dengan Panjang spesimen 300 mm dan diameter 25 mm dan di bubut dengan Panjang 250 mm dengan menggunakan variasi gerak makan 0,6, 0,7, 0,8 mm/put dan putaran spindel 400 rpm, 500 rpm, 600 rpm. Kemudian di timbang menggunakan timbangan digital. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan variasi gerak makan 0,6 mm/put pada proses pembubutan menghasilkan tingkat keausan 0,0016 gr/mm2.jam dan gerak makan 0,8 menghasilkan tingkat keausan 0,0024 gr/mm2.jam. sedangkan variasi putaran spindel, tingkat keausan pahat diperoleh 0,0018 gr/mm2.jam pada putaran spindel 400 rpm dan pada putaran spindel 600 rpm diperoleh tingkat keausan pahat sebesar 0,0011 gr/mm2.jam. Kata kunci: Pahat HSS, Gerak makan, Putaran spindel, Laju keausan pahat, baja ST 42

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Unnamed user with username perpustakaan2_1
Date Deposited: 22 Jan 2025 07:25
Last Modified: 22 Jan 2025 07:25
URI: https://repo.ukitoraja.ac.id/id/eprint/413

Actions (login required)

View Item
View Item