Pengaruh Pahat Karbida Tungsten dengan Variasi Putaran Spindel Mesin Bubut terhadap Frekuensi Dan Kekasaran Permukaan Stainless Steel

Toding, Aris Sanda (2025) Pengaruh Pahat Karbida Tungsten dengan Variasi Putaran Spindel Mesin Bubut terhadap Frekuensi Dan Kekasaran Permukaan Stainless Steel. Diploma thesis, Universitas Kristen Indonesia Toraja.

[thumbnail of Halaman Judul] Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf

Download (516kB)
[thumbnail of Bab I] Text (Bab I)
Bab I.pdf

Download (196kB)
[thumbnail of Bab II] Text (Bab II)
Bab II.pdf

Download (633kB)
[thumbnail of Bab III] Text (Bab III)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (744kB)
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (393kB)
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
Bab V.pdf

Download (167kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (146kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf

Download (597kB)

Abstract

Aris Sanda Toding. “ Pengaruh Pahat Karbida Tungsten Dengan Variasi Putaran Spindel Mesin Bubut Terhadap Frekuensi Dan Kekasaranpermukaan Stainless Steel”. Dibimbing oleh Ir. Formanto Paliling, S.T., M.T. dan Dr. Ir. Frans Robert Bethony, S.T., M.T Industri manufaktur modern merupakan sektor yang sangat dinamis dan kompetitif, di mana kualitas tinggi dan presisi menjadi tuntutan utama dalam setiap komponen yang diproduksi. Dalam konteks ini, proses pemesinan memainkan peranan penting, dan salah satu teknik yang paling vital adalah pembubutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pahat karbide tungsten dengan variasi putaran mesin bubut terhadap kekasaran permukaan dan frekuensi stainless steel. Penelitian ini dilakukan dengan variasi putaran spindle sebesar 100, 200, 300, 400, dan 500 rpm. stainless steel dipilih sebagai objek penelitian karena sifatnya yang tahan korosi dan banyak digunakan dalam industri. Proses pemotongan dilakukan dengan
memperhatikan parameter untuk mengamati perubahan pada frekuensi getaran mesin dan kekasaran permukaan hasil pemotongan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penggunaan pahat karbide tungsten pada putaran yang lebih tinggi, kekasaran permukaan cenderung menurun. Pada putaran 100 rpm, nilai Ra (kekasaran rata-rata) tercatat 7.66 µm, sedangkan pada 500 rpm, nilai Ra menurun menjadi 1.31 µm. Selain itu, peningkatan putaran mesin bubut cenderung
menurunkan frekuensi getaran mesin, yang berpengaruh pada stabilitas proses pemotongan. Pada putaran 100 rpm, frekuensi getaran yang terukur adalah 6.11 mm/s, sedangkan pada 500 rpm, frekuensi menurun 1.79 mm/s.
Kata kunci: Mesin bubut, pahat karbida tungsten, frekuensi, kekasaran permukaan, stainless steel

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Unnamed user with username perpustakaan2_1
Date Deposited: 23 Jan 2026 06:01
Last Modified: 23 Jan 2026 06:01
URI: https://repo.ukitoraja.ac.id/id/eprint/1245

Actions (login required)

View Item
View Item