MAKNA SIMBOLIK DAN TEOLOGIS PENGGUNAAN KASEDA DALAM UPACARA PEMAKAMAN MASYARAKAT TORAJA DI LEMBANG TO’YASA AKUNG: BERDASARKAN ANALISIS TEORI SIMBOLISME CLIFFORD GEERTZ

Makaba, Linda (2026) MAKNA SIMBOLIK DAN TEOLOGIS PENGGUNAAN KASEDA DALAM UPACARA PEMAKAMAN MASYARAKAT TORAJA DI LEMBANG TO’YASA AKUNG: BERDASARKAN ANALISIS TEORI SIMBOLISME CLIFFORD GEERTZ. Diploma thesis, Universitas Kristen Indonesia Toraja.

[thumbnail of Halaman Judul] Text (Halaman Judul)
Halaman Judul_.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab 1] Text (Bab 1)
Bab 1.pdf

Download (332kB)
[thumbnail of Bab 2] Text (Bab 2)
Bab 2.pdf

Download (512kB)
[thumbnail of Bab 3] Text (Bab 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (343kB)
[thumbnail of BAb 4] Text (BAb 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (399kB)
[thumbnail of Bab 5] Text (Bab 5)
Bab 5.pdf

Download (199kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (392kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
Lampiran_.pdf

Download (1MB)

Abstract

Kain kaseda merupakan salah satu simbol budaya yang digunakan dalam upacara pemakaman (Rambu Solo’) masyarakat Toraja dan memiliki makna yang penting dalam kehidupan sosial maupun budaya. Namun, pemahaman masyarakat terhadap makna simbolik kain kaseda semakin berkurang sehingga penggunaannya sering kali hanya dipandang sebagai bagian dari tradisi. Penelitian ini mengkaji makna simbolik dan teologis penggunaan kain kaseda dalam upacara pemakaman masyarakat Toraja di Lembang To’yasa Akung berdasarkan teori simbolisme Clifford Geertz. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka dengan melibatkan tokoh adat, masyarakat, majelis gereja, serta keluarga yang pernah menggunakan kain kaseda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kain kaseda tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap upacara pemakaman, tetapi juga menjadi simbol penghormatan kepada orang yang telah meninggal, penanda status sosial, serta lambang kebersamaan dan identitas masyarakat Toraja. Berdasarkan teori simbolisme Clifford Geertz, kain kaseda dipahami sebagai simbol budaya yang mengandung nilai dan makna yang diwariskan secara turun-temurun. Dari perspektif teologi Kristen, penggunaan kain kaseda mencerminkan nilai kasih, penghormatan, dan kebersamaan, namun keselamatan dan kehidupan kekal hanya diperoleh melalui iman kepada Yesus Kristus. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman masyarakat mengenai makna kain kaseda serta mendorong pelestarian budaya Toraja yang tetap selaras dengan nilai-nilai iman Kristen.

Kata Kunci: Kain Kaseda, Rambu Solo’, Simbolisme Clifford Geertz, teologi Kristen, masyarakat Toraja.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BR Christianity
B Philosophy. Psychology. Religion > BV Practical Theology
Divisions: Fakultas Teologi > Teologi
Depositing User: Unnamed user with username perpustakaan3_1
Date Deposited: 27 Oct 2026 05:47
Last Modified: 27 Oct 2026 05:47
URI: https://repo.ukitoraja.ac.id/id/eprint/1813

Actions (login required)

View Item
View Item