Tandepadang, Junaedy (2025) Studi Pengaruh Orientasi Sudut Serat Sisal Terhadap Kekuatan Tarik Dan Struktur Makro Komposit Serat Sisal Bermatriks Polyester. Diploma thesis, Universitas Kristen Indonesia Toraja.
Halaman Sampul.pdf
Download (219kB)
Bab I.pdf
Download (75kB)
Bab II.pdf
Download (426kB)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (298kB)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (316kB)
Bab V.pdf
Download (14kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (77kB)
Lampiran.pdf
Download (5MB)
Abstract
Junaedy Tandepadang.2025. “Studi Pengaruh Orientasi Sudut Serat Sisal Terhadap Kekuatan Tarik dan Struktur Makro Komposit Serat Sisal Bermatriks Polyester”. Dibimbing oleh Dr. Ir. Yafet Bontong, S.T., M.T. dan Ir. Fikran, S.T.,
M.T. Komposit berbasis serat alam semakin banyak dikembangkan karena ramah lingkungan, ringan, serta memiliki sifat mekanik yang cukup baik. serat alam menawarkan rasio kekuatan terhadap berat yang kompetitif, menjadikannya ideal
untuk aplikasi yang membutuhkan material ringan namun kuat. Salah satu faktor kunci yang sangat memengaruhi performa mekanik, khususnya kekuatan tarik, adalah orientasi serat di dalam matriks. Orientasi serat menentukan bagaimana beban disalurkan dan didistribusikan dari matriks ke serat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh orientasi sudut serat sisal terhadap kekuatan tarik dan struktur makro komposit dengan matriks polyester. Metodologi penelitian meliputi proses fabrikasi komposit menggunakan metode
hand lay-up, pengujian tarik sesuai standar ASTM D638, serta pengamatan struktur makro pada permukaan patahan menggunakan dokumentasi visual.Variasi orientasi serat yang digunakan adalah 0°, 30°, 60°, dan 90° terhadap arah pembebanan tarik.
Pengujian tarik dilakukan untuk memperoleh nilai kekuatan tarik maksimum, regangan, serta modulus elastisitas. Selanjutnya, pengamatan struktur makro dilakukan pada permukaan patahan hasil uji tarik guna mengetahui mekanisme
kerusakan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi serat berpengaruh signifikan terhadap kekuatan tarik komposit. Orientasi serat 0° menghasilkan kekuatan tarik tertinggi sebesar 70,17 N/mm2, sedangkan orientasi 90° menunjukkan kekuatan tarik terendah sebesar 2,75 N/mm2. Analisis struktur makro mengidentifikasi mekanisme kegagalan berupa patah getas dan patah ulet, yang berbeda sesuai
dengan orientasi serat. Orientasi serat berperan penting dalam menentukan performa mekanik komposit serat sisal bermatriks polyester, di mana orientasi sejajar (0°) memberikan kekuatan tarik dan kualitas ikatan terbaik.
Kata kunci: Kekuatan Tarik, Komposit, Orientasi Serat, Polyester, Serat Sisal, Struktur Makro
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Mesin |
| Depositing User: | Unnamed user with username perpustakaan2_1 |
| Date Deposited: | 10 Mar 2026 07:32 |
| Last Modified: | 10 Mar 2026 07:32 |
| URI: | https://repo.ukitoraja.ac.id/id/eprint/1406 |

