Pongarrang, Yani (2026) PENGHORMATAN PADA GURU DALAM PERSPEKTIF ETIKA KRISTEN DI ERA DIGITAL: STUDI PADA SMP KRISTEN SANGALLA’. Diploma thesis, Universitas Kristen Indonesia Toraja.
Halaman Judul_.pdf
Download (581kB)
Bab 1.pdf
Download (349kB)
Bab 2.pdf
Download (408kB)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (394kB)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (343kB)
Bab 5.pdf
Download (205kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (262kB)
Lampiran_.pdf
Download (1MB)
Abstract
Perkembangan era digital mengubah pola komunikasi antara guru dan siswa dan berdampak pada melemahnya sikap penghormatan siswa kepada guru. Perubahan itu memperlihatkan kesenjangan antara nilai etika Kristen yang menekankan kasih, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap otoritas dengan kenyataan interaksi digital yang cenderung informal dan minim struktur hierarki. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk penghormatan siswa kepada guru di era digital, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, serta menganalisisnya dalam perspektif etika Kristen di UPT SMP Kristen Sangalla’. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan lapangan. Informan berjumlah tujuh orang, terdiri atas empat siswa, dua guru, dan satu kepala sekolah, yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif dalam kerangka etika Kristen yang diperkaya teori relasi Aku–Engkau Martin Buber. Penghormatan siswa kepada guru bergeser di era digital, yakni interaksi tatap muka dan interaksi digital menghasilkan tingkat konsistensi sikap hormat yang berbeda-beda antarsiswa. Meskipun komunikasi digital cenderung lebih santai, sebagian besar siswa tetap menjaga kesopanan melalui pilihan kata dan sapaan yang lebih formal dibandingkan ketika berbicara dengan teman sebaya. Sikap hormat tersebut dipengaruhi oleh media sosial, keluarga, sekolah, dan teman sebaya secara berkelindan. Sekolah telah berupaya menumbuhkannya melalui pendidikan karakter, keteladanan guru, pembinaan kerohanian, dan penegakan tata tertib, meskipun penerapannya di lapangan belum sepenuhnya konsisten. Dengan demikian Era digital tidak menghilangkan rasa hormat, tetapi mengaburkan batas antara sikap santai dan sikap hormat. Karena itu penghormatan perlu ditumbuhkan bukan melalui pengawasan semata, melainkan melalui kesadaran dari setiap pribadi dalam relasi dan perjumpaan yang tulus antara guru dan siswa.
Kata Kunci: Era Digital, Etika Kristen, Penghormatan Siswa, Relasi Guru dan Siswa, Relasi Aku–Engkau.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BR Christianity B Philosophy. Psychology. Religion > BV Practical Theology |
| Divisions: | Fakultas Teologi > Teologi |
| Depositing User: | Unnamed user with username perpustakaan3_1 |
| Date Deposited: | 26 Oct 2026 07:15 |
| Last Modified: | 26 Oct 2026 07:15 |
| URI: | https://repo.ukitoraja.ac.id/id/eprint/1801 |

