Tangko, Sadin (2026) Evaluasi MPPT Pada Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid Pada Pertanian Zero Farming. Diploma thesis, Universitas Kristen Indonesia Toraja.
Halaman Sampul - Sadin Tangko.pdf
Download (5MB)
Bab I - Sadin Tangko.pdf
Download (159kB)
Bab II - Sadin Tangko.pdf
Download (659kB)
Bab III - Sadin Tangko.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab IV - Sadin Tangko.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab V - Sadin Tangko.pdf
Download (405kB)
Daftar Pustaka - Sadin Tangko.pdf
Download (343kB)
Lampiran - Sadin Tangko.pdf
Download (2MB)
Abstract
Kebutuhan energi listrik pada sektor pertanian terus meningkat, khususnya di wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik konvensional. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid yang memanfaatkan energi matahari sebagai sumber energi utama. Agar energi yang dihasilkan panel surya dapat dimanfaatkan secara optimal, diperlukan penggunaan Maximum Power Point Tracking (MPPT) yang mampu menjaga panel surya bekerja pada titik daya maksimum meskipun terjadi perubahan intensitas cahaya matahari dan suhu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja MPPT pada sistem PLTS off-grid yang diterapkan pada pertanian zero farming untuk menyuplai kebutuhan energi pompa air. Penelitian menggunakan metode kuantitatif eksperimental dengan pengambilan data secara langsung di lapangan selama lima hari, mulai pukul 08.00-16.00 WITA dengan interval pengukuran satu jam. Parameter yang diukur meliputi intensitas cahaya matahari, suhu panel surya, tegangan, arus, daya input panel surya, daya output MPPT, dan efisiensi MPPT. Sistem yang digunakan terdiri atas panel surya polikristalin 100 WP, Solar Charge Controller (SCC) tipe MPPT 20 A, baterai GEL 12 V 200 Ah, inverter 1000 W, dan pompa air AC 286 W. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya input panel surya berkisar antara 3,33-52,51 W dan berhasil dikonversi menjadi daya output sebesar 3,15- 50,99 W dengan efisiensi MPPT berkisar antara 93,11%-97,424%. Daya keluaran tertinggi sebesar 50,99 W diperoleh pada intensitas cahaya rata- rata 153.808 lux, sedangkan suhu panel selama pengujian berada pada kisaran 27,50°C-45,72°C dan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap efisiensi MPPT. Berdasarkan hasil tersebut, MPPT 20 A mampu bekerja secara optimal dalam mengoptimalkan daya keluaran panel surya sehingga layak diterapkan pada sistem PLTS off-grid untuk mendukung kebutuhan energi pertanian zero farming.
Kata kunci: PLTS off-grid, Maximum Power Point Tracking (MPPT), efisiensi, panel surya, zero farming
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Elektro |
| Depositing User: | Unnamed user with username perpustakaan2_1 |
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 08:06 |
| Last Modified: | 16 Sep 2026 08:06 |
| URI: | https://repo.ukitoraja.ac.id/id/eprint/1748 |

