Evaluasi Kinerja Saluran Irigasi Pada Daerah Irigasi Salu Malino, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja

Dalle, Wendi (2026) Evaluasi Kinerja Saluran Irigasi Pada Daerah Irigasi Salu Malino, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja. Diploma thesis, Universitas Kristen Indonesia Toraja.

[thumbnail of Halaman Sampul] Text (Halaman Sampul)
Halaman Sampul.pdf

Download (967kB)
[thumbnail of Bab I] Text (Bab I)
Bab I.pdf

Download (218kB)
[thumbnail of Bab II] Text (Bab II)
Bab II.pdf

Download (566kB)
[thumbnail of Bab III] Text (Bab III)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (789kB)
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
Bab V.pdf

Download (189kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (195kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf

Download (774kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang optimalnya kinerja saluran irigasi di Daerah Irigasi Salu Malino yang ditandai dengan kerusakan fisik, kebocoran, dan pengelolaan air yang belum efektif sehingga berdampak pada produktivitas pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja saluran irigasi pada Daerah Irigasi Salu Malino, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, serta menganalisis kebutuhan air irigasi untuk lahan sawah seluas 14,06 hektar. Evaluasi dilakukan berdasarkan kondisi fisik, fungsional, dan kelembagaan sistem jaringan irigasi dengan mengacu pada pedoman KP-01 dan Peraturan Menteri PUPR No. 32
Tahun 2007.Metode penelitian meliputi studi literatur, survei lapangan, observasi visual, serta wawancara dengan petani dan pihak pengelola irigasi. Data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif menggunakan sistem penilaian kinerja operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total panjang saluran 1.672 meter, kondisi baik sepanjang 575 meter (28%), rusak
ringan 1.125 meter (55%), dan rusak berat 350 meter (17%). Nilai kinerja keseluruhan sebesar 1,43, yang dikategorikan “sedang”. Faktor utama penurunan kinerja antara lain sedimentasi, kebocoran saluran, dan pertumbuhan vegetasi liar. Berdasarkan analisis kebutuhan air irigasi yang
mempertimbangkan evapotranspirasi, perkolasi, curah hujan efektif, serta penggantian lapisan air, diperoleh kebutuhan air sebesar 0,112634 liter/detik/hektar, sedangkan debit aktual hanya 0,053 m³/detik, sehingga belum mencukupi untuk mengairi seluruh areal persawahan.
Kata Kunci: Evaluasi kinerja, jaringan irigasi, kebutuhan air, operasi dan pemeliharaan

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Unnamed user with username perpustakaan2_1
Date Deposited: 31 Jul 2026 07:29
Last Modified: 31 Jul 2026 07:29
URI: https://repo.ukitoraja.ac.id/id/eprint/1667

Actions (login required)

View Item
View Item