Pengaruh Diameter Kawat Metal Inert Gas (MIG) Menggunakan Media Pendingin SAE 40 Terhadap Ketangguhan Dan Struktur Mikro Baja ST 40

Marenden, Murtiadi Palungan (2026) Pengaruh Diameter Kawat Metal Inert Gas (MIG) Menggunakan Media Pendingin SAE 40 Terhadap Ketangguhan Dan Struktur Mikro Baja ST 40. Diploma thesis, Universitas Kristen Indonesia Toraja.

[thumbnail of Halaman Sampul] Text (Halaman Sampul)
Halaman Sampul - Murtiadi Palungan.pdf

Download (792kB)
[thumbnail of Bab I] Text (Bab I)
Bab I - Murtiadi Palungan.pdf

Download (143kB)
[thumbnail of Bab II] Text (Bab II)
Bab II - Murtiadi Palungan.pdf

Download (552kB)
[thumbnail of Bab III] Text (Bab III)
Bab III - Murtiadi Palungan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (828kB)
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
Bab IV - Murtiadi Palungan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
Bab V - Murtiadi Palungan.pdf

Download (136kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka - Murtiadi Palungan.pdf

Download (140kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
Lampiran - Murtiadi Palungan.pdf

Download (2MB)

Abstract

Pengaruh variasi diameter kawat metal inert gas (MIG) menggunakan media pendingin SAE 40 terhadap ketangguhan dan struktur mikro baja ST 40. Dibimbing oleh : Dr. Ir Sallolo Suluh,S.T,. M.T. Dan Ir. Formanto Paliling, S.T,. M.T.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi diameter kawat las Metal Inert Gas (MIG) terhadap ketangguhan dan struktur mikro baja ST 40 dengan media pendingin SAE 40. Metode yang digunakan meliputi penelitian
lapangan melalui pembuatan spesimen dan pengujian ketangguhan menggunakan metode Charpy, serta analisis struktur mikro dengan mikroskop. Variasi diameter kawat las yang digunakan adalah 1,2 mm, 0,8 mm, dan 0,6 mm.
Metodi penelitihan meliputi Penelitihan lapangan (Field Research) dengan menggunakan metode observasi yaitu dengan melakukan pembuatan spesimen Penelitihan perpustakaan (Libray Research) penelitihan dimaksudkan untuk mengolah data yang telah diperole di lapangan,memperoleh pengetahuan dan landasan teori dari beberapa literature dan hasil penelitihan orang lain dengan masalah yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diameter kawat las berpengaruh
signifikan terhadap ketangguhan material. Nilai ketangguhan tertinggi sebesar 23,6 J/mm² diperoleh pada spesimen dengan diameter kawat 1,2 mm, sedangkan nilai terendah sebesar 14,6 J/mm² ditemukan pada spesimen dengan diameter kawat 0,6
mm. Pengamatan struktur mikro menunjukkan bahwa peningkatan diameter kawat las menghasilkan kandungan pearlite yang lebih banyak dibandingkan ferrite, yang berimplikasi pada peningkatan kekuatan material. Sebaliknya, spesimen dengan
diameter kawat lebih kecil menunjukkan dominasi ferrite yang menyebabkan material menjadi lebih lemah dan getas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemilihan diameter kawat yang tepat dalam proses pengelasan MIG berperan penting dalam meningkatkan sifat mekanik baja ST 40.
Kata kunci: Pengelasan MIG, diameter kawat, baja ST 40, ketangguhan, struktur mikro

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Unnamed user with username perpustakaan2_1
Date Deposited: 27 Jul 2026 07:00
Last Modified: 27 Jul 2026 07:00
URI: https://repo.ukitoraja.ac.id/id/eprint/1606

Actions (login required)

View Item
View Item