Toding, Ones Siporus (2026) Pengaruh Persentase Serat Sisal Terhadap Kekuatan Tarik Dan Struktur Makro Komposit Serat Sisal Bermatriks Polyester. Diploma thesis, Universitas Kristen Indonesia Toraja.
Halaman Sampul.pdf
Download (351kB)
Bab I.pdf
Download (274kB)
Bab II.pdf
Download (769kB)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (605kB)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (629kB)
Bab V.pdf
Download (272kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (251kB)
Lampiran.pdf
Download (3MB)
Abstract
Ones Siporus Toding “Pengaruh persentase serat sisal terhadap kekuatan tarik dan struktur makro komposit serat sisal bermatriks polyester”. Dibimbing oleh Dr. Ir. Yafet Bontong, S.T., M.T. dan Ir Fikran., S.T., M.T. Seiring perkembangan zaman dalam dunia industri penggunaan akan logam sedikit demi sedikit mulai menurun diakibatkan oleh beratnya komponen yang terbuat dari logam, proses pembentukannya yang relatif sulit. Hal tersebut yang membuat adanya perubahan penggunaan material logam menjadi material komposit, karena sifat dan materialnya yang dapat dirubah sesuai dengan kebutuhan maka penggunaan material komposit semakin banyak digunakan. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental dengan membuat spesimen komposit serat sisal bermatriks polyester menggunakan metode manual hand lay-up.
Variasi serat yang digunakan yaitu 2%, 4%, 6%, 8%, dan 10%. Pengujian tarik mengacu pada standar ASTM D638-2 menggunakan Universal Testing Machine (UTM), sedangkan pengamatan struktur makro permukaan patahan dilakukan untuk menganalisis pola kegagalan material. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan fraksi serat berpengaruh signifikan terhadap sifat mekanik komposit. Pada variasi 2% serat, kekuatan tarik rata-rata tercatat sekitar 16 N/mm², yang relatif rendah dengan fluktuasi yang signifikan antara
spesimen. Pada 4% serat, kekuatan tarik meningkat menjadi 19 N/mm², menunjukkan distribusi serat yang lebih homogen. Pada 6% serat, kekuatan tarik mencapai nilai optimal sementara sekitar 26 N/mm², yang menunjukkan efektivitas ikatan serat
dengan matriks. Namun, pada 8% serat, kekuatan tarik menurun menjadi sekitar 18 N/mm², kemungkinan akibat ketidakhomogenan distribusi serat. Fraksi serat 10%
menghasilkan kekuatan tarik tertinggi dengan nilai rata-rata 37 N/mm², menandakan penguatan material yang signifikan.
Kata kunci: komposit, serat sisal, resin polyester, uji tarik, struktur makro
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Mesin |
| Depositing User: | Unnamed user with username perpustakaan2_1 |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 08:00 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 08:11 |
| URI: | https://repo.ukitoraja.ac.id/id/eprint/1558 |

