Analisa Korelasi Intensitas Cahaya Terhadap Karakteristik Solar Cell Tipe Polycristaline

Tonapa, Parrangan Payung (2026) Analisa Korelasi Intensitas Cahaya Terhadap Karakteristik Solar Cell Tipe Polycristaline. Diploma thesis, Universitas Kristen Indonesia Toraja.

[thumbnail of Halaman Sampul] Text (Halaman Sampul)
Halaman Sampul.pdf

Download (812kB)
[thumbnail of Bab I] Text (Bab I)
Bab I.pdf

Download (364kB)
[thumbnail of Bab II] Text (Bab II)
Bab II.pdf

Download (556kB)
[thumbnail of Bab III] Text (Bab III)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (784kB)
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
Bab V.pdf

Download (262kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (268kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf

Download (4MB)

Abstract

Parrangan payung tonapa. Analisa korelasi intensitas cahaya terhadap karakteristik solar cell tipe polycristaline di bimbing oleh : Dr. Ir. Yafet Bontong, S.T., M.T. dan Ir. Nofrianto Pasae, S.T., M.T. Energi surya merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang sangat potensial karena ketersediaannya melimpah, ramah lingkungan, dan dapat dimanfaatkan secara langsung melalui teknologi solar cell. Namun, kinerja solar cell sangat dipengaruhi oleh intensitas cahaya yang diterima, sehingga pemahaman mengenai hubungan
keduanya menjadi penting untuk meningkatkan efektivitas pemanfaatan energi surya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh intensitas cahaya terhadap kinerja solar cell tipe polycrystalline, khususnya pada daya output, efisiensi, fill factor (FF), serta drop tegangan yang terjadi pada sistem panel surya tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan
memvariasikan intensitas cahaya yaitu : 225V,200V,175V,150V, 125V, 75V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara intensitas cahaya dengan daya output (r = 0,9483; R² = 89%) dan efisiensi panel surya
(r = 0,8486; R² = 71%), yang berarti semakin tinggi intensitas cahaya, semakin besar pula daya dan efisiensi yang dihasilkan. Sebaliknya, fill factor menunjukkan hubungan negatif yang kuat dengan intensitas cahaya (r = –0,8785; R² = 77%), menandakan bahwa peningkatan intensitas cahaya justru menurunkan nilai FF. Adapun drop tegangan memiliki hubungan positif yang sangat kuat (r = 0,9238; R² = 85%), di mana semakin tinggi intensitas cahaya, semakin besar pula penurunan tegangan yang terjadi.
Kata kunci: Solar cell polycristaline, intensitas cahaya, efesiensi,fill faktor, drop tegangan, korelasi

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Unnamed user with username perpustakaan2_1
Date Deposited: 17 Jun 2026 07:08
Last Modified: 17 Jun 2026 07:08
URI: https://repo.ukitoraja.ac.id/id/eprint/1553

Actions (login required)

View Item
View Item