Pengaruh Penggunaan Abu Cangkang Siput Sawah Sebagai Pengganti Filler Dan Serat Kenaf Sabagai Stabilizer Terhadap Karakteristik Campuran Stone Matrix Asphalt-Kasar

Kadang, Michael and Pekendek, Darius (2025) Pengaruh Penggunaan Abu Cangkang Siput Sawah Sebagai Pengganti Filler Dan Serat Kenaf Sabagai Stabilizer Terhadap Karakteristik Campuran Stone Matrix Asphalt-Kasar. Diploma thesis, Universitas Kristen Indonesia Toraja.

[thumbnail of Halaman Sampul] Text (Halaman Sampul)
Halaman Sampul.pdf

Download (583kB)
[thumbnail of Bab I] Text (Bab I)
Bab I.pdf

Download (201kB)
[thumbnail of Bab II] Text (Bab II)
Bab II.pdf

Download (568kB)
[thumbnail of Bab III] Text (Bab III)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
Bab V.pdf

Download (190kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (285kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji potensi abu cangkang siput sawah dan serat kenaf sebagai bahan tambahan untuk meningkatkan kualitas campuran perkerasan beraspal. Pemanfaatan limbah cangkang siput didasarkan pada kandungan kimiawinya yang kaya akan Kalsium Oksida (CaO) dan Silika (SiO2), menjadikannya berpotensi digunakan sebagai bahan pengisi (filler) alternatif, mengingat kesamaan kandungannya
dengan semen Portland.Selain itu, penggunaan serat dalam campuran aspal, khususnya serat alami kenaf, terus meningkat
karena kemampuannya meningkatkan kapasitas campuran dan membentuk permukaan yang lebih berkualitas. Serat kenaf, yang disusun secara teratur dan sejajar, memiliki fungsi krusial dalam menstabilkan kadar aspal yang tinggi dan mencegah gradasi lepas pada campuran aspal, khususnya pada aplikasi Stone Matrix Asphalt (SMA). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan serat pada campuran perkerasan beraspal, khususnya terhadap
karakteristik Marshall, dan membandingkannya dengan campuran tanpa serat (kontrol). Perbandingan dilakukan berdasarkan variasi Kadar Aspal Optimum (KAO), yaitu 6,5% untuk campuran tanpa serat dan 6,7% untuk campuran dengan serat, serta variasi lama perendaman (30 menit dan 24 jam).Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan serat mampu
menurunkan kadar udara dalam campuran. Campuran dengan serat
menghasilkan nilai VIM (Volume of Interconnected Voids) yang jauh lebih rendah (misalnya, 3,81% pada 24 jam) dibandingkan campuran tanpa serat (4,95% pada 24 jam),. Nilai VMA (Voids in Mineral Aggregate) relatif serupa antara kedua campuran. Secara mekanis, penambahan serat memberikan peningkatan kinerja yang signifikan. Nilai Stabilitas (kg) campuran dengan serat (1095,49 kg pada 30 menit) jauh lebih tinggi
dibandingkan tanpa serat (973,35 kg). Meskipun kedua campuran mengalami penurunan stabilitas setelah perendaman 24 jam, campuran dengan serat tetap menunjukkan stabilitas yang lebih tinggi (904,22 kg) dibandingkan tanpa serat
(801,9 kg).Penambahan serat juga menghasilkan nilai Flow (mm) yang lebih rendah pada perendaman 30 menit (3,3 mm) dan sedikit lebih tinggi pada perendaman 24 jam (4,53 mm) dibandingkan campuran tanpa serat.
Kata kunci: SMA-Kasar,Abu Cangkang Siput Sawah,Serat Kenaf

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Unnamed user with username perpustakaan2_1
Date Deposited: 09 Mar 2026 07:56
Last Modified: 09 Mar 2026 07:56
URI: https://repo.ukitoraja.ac.id/id/eprint/1399

Actions (login required)

View Item
View Item