Pengaruh Penambahan Abu Daun Nanas Terhadap Kuat Lentur Beton Mutu Sedang

Sibongi, Melti (2025) Pengaruh Penambahan Abu Daun Nanas Terhadap Kuat Lentur Beton Mutu Sedang. Diploma thesis, Universitas Kristen Indonesia Toraja.

[thumbnail of Halaman Sampul] Text (Halaman Sampul)
Halaman Sampul.pdf

Download (366kB)
[thumbnail of Bab I] Text (Bab I)
Bab I.pdf

Download (196kB)
[thumbnail of Bab II] Text (Bab II)
Bab II.pdf

Download (453kB)
[thumbnail of Bab III] Text (Bab III)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (343kB)
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (988kB)
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
Bab V.pdf

Download (111kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (157kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf

Download (2MB)

Abstract

Pengaruh Penambahan Abu Daun Nanas Terhadap Kuat Lentur Beton Mutu Sedang. Beton merupakan suatu bahan konstruksi yang banyak digunakan pada pekerjaan banguan di Indonesia karena banyak keuntungan yang diberikan, Namun, salah satu kekurangan beton adalah kekuatannya yang relatif rendah
terhadap tarik dan lentur, sehingga perlu dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kekuatan tarik dan lenturnya, seperti penambahan bahan tambahan atau aditif pada campuran beton. Untuk meningkatkan sifat mekanik beton, salah
satu alternatif yang mulai mendapat perhatian adalah penggunaan bahan limbah, seperti daun nanas. Daun nanas ini dapat diubah menjadi abu yang mengandung senyawa pozzolan, seperti silika (SiO₂) dan alumina (Al₂O₃), yang berpotensi
meningkatkan kekuatan tarik dan lenturnya. Selain itu, pemanfaatan abu daun nanas juga dapat mengurangi limbah pertanian dan mengurangi penggunaan semen dalam campuran beton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh penambahan abu daun nanas terhadap kuat lentur beton mutu sedang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang mengacu pada SNI 7656-2012. Benda uji berbentuk balok dengan ukuran 15 cm x 15 cm x 60 cm sebanyak 8 buah digunakan dalam pengujian. Pengujian kuat lentur dilakukan pada umur 28 hari, mengacu pada SNI 03-4431-2011.Variasi penambahan abu daun nanas adalah 1%, 2%, dan 3% terhadap berat semen. Berdasarkan hasil penelitian, kuat lentur beton pada umur 28 hari diperoleh beton kontrol sebesar 2,70 MPa. Penambahan abu daun nanas sebesar 1%
menghasilkan peningkatan kuat lentur menjadi 3,07 MPa, atau meningkat sebesar 13,703% dibandingkan beton kontrol. Sementara itu, pada penambahan 2% kuat lentur mengalami penurunan menjadi 2,47 MPa, dan pada penambahan 3%
kembali menurun menjadi 2,13 MPa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penambahan abu daun nanas sebesar 1% mampu meningkatkan kuat lentur beton.
Kata kunci: Beton mutu sedang, abu daun nanas, kuat lentur

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Unnamed user with username perpustakaan2_1
Date Deposited: 19 Feb 2026 06:59
Last Modified: 19 Feb 2026 06:59
URI: https://repo.ukitoraja.ac.id/id/eprint/1336

Actions (login required)

View Item
View Item