Pengaruh Panjang Serat Pandan Terhadap Karakteristik Campuran Beraspal Panas Tipe Stone Matrix Asphalt – Tipis (SMA Tipis)

Tombilangi', Gerianto Saldi (2025) Pengaruh Panjang Serat Pandan Terhadap Karakteristik Campuran Beraspal Panas Tipe Stone Matrix Asphalt – Tipis (SMA Tipis). Diploma thesis, Universitas Kristen Indonesia Toraja.

[thumbnail of Halaman Sampul] Text (Halaman Sampul)
Halaman Sampul.pdf

Download (531kB)
[thumbnail of Bab I] Text (Bab I)
Bab I.pdf

Download (241kB)
[thumbnail of Bab II] Text (Bab II)
Bab II.pdf

Download (290kB)
[thumbnail of Bab III] Text (Bab III)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (381kB)
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (682kB)
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
Bab V.pdf

Download (140kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (133kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf

Download (1MB)

Abstract

Campuran SMA memiliki ketahanan terhadap deformasi serta durabilitas yang baik sehingga dapat digunakan pada jalan dengan lalulintas tinggi. Ketahanan terhadap deformasi dan durabilitas yang baik diakibatkan oleh adanya rangka agregat
yang kuat dan rongga yang diisi mastik dengan kadar aspal yang tinggi. Tingginya kadar aspal ini juga meningkatkan fleksibilitas, yang memberikan ketahanan terhadap retak belah Pandan merupakan salah satu tanaman penghasil serat alami.Daun pandan mengandung selulosa berkisar 48,79%, hemiselulosa 19,95%, dan lignin 18,64% ,polisakarida alami yang memberikan kekuatan tarik pada tumbuhan, dengan kandungan berkisar antara 83-88% . Selain itu serat daun pandan memiliki kuat tarik 72,44 kg/mm. Oleh sebab itu, serat daun pandan memiliki potensi untuk digunakan
sebagai pengisi dalam suatu komposit. Penelitian ini merujuk pada pengaruh Panjang serat daun pandan terhadap karakteristik dan nilai draindown dalam campuran Stone Matrix Asphalt-Tipis. Dari hasil penelitian didapatkan hasil campuran ,khususnya pada nilai stabilitas dan sifat-sifat volumetrik. Variabel yang diteliti meliputi dua jenis panjang serat pandan (3 mm dan 6 mm) dan dua durasi perendaman (30 menit dan 24 jam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan serat pandan secara signifikan memengaruhi sifat-sifat campuran. Serat pandan 3 mm dengan perendaman 30 menit menghasilkan nilai stabilitas tertinggi (1090,92 kg), sementara serat pandan 6 mm menunjukkan stabilitas yang lebih rendah, mengindikasikan bahwa panjang serat yang optimal sangat penting untuk meningkatkan properti mekanik. Perendaman selama 24 jam mengakibatkan
penurunan nilai stabilitas untuk kedua panjang serat, yang mungkin disebabkan oleh saturasi serat dan perubahan interaksi dengan aspal. Nilai VIM (voids in mix) dan
VMA (voids in mineral aggregate) mengalami sedikit peningkatan dengan penambahan serat, menunjukkan adanya peningkatan volume rongga dalam campuran. Nilai FLOW untuk semua variasi perlakuan tetap berada dalam rentang yang dapat diterima. Secara keseluruhan, hasil ini menunjukkan bahwa serat pandan memiliki potensi sebagai bahan aditif dalam campuran aspal, namun optimasi panjang serat dan
durasi perendaman perlu diteliti lebih lanjut untuk mencapai kinerja maksimal.
Kata Kunci: SMA-Tipis,Serat Daun Pandan,Uji Marshall, Draindown

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Unnamed user with username perpustakaan2_1
Date Deposited: 09 Feb 2026 04:13
Last Modified: 09 Feb 2026 04:13
URI: https://repo.ukitoraja.ac.id/id/eprint/1311

Actions (login required)

View Item
View Item