Analisis Drop Tegangan Pada Buck Conveter Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Polycristalline

Pagiling, Junior (2025) Analisis Drop Tegangan Pada Buck Conveter Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Polycristalline. Diploma thesis, Universitas Kristen Indonesia Toraja.

[thumbnail of Halaman Sampul] Text (Halaman Sampul)
Halaman Sampul.pdf

Download (374kB)
[thumbnail of Bab I] Text (Bab I)
Bab I.pdf

Download (159kB)
[thumbnail of Bab II] Text (Bab II)
Bab II.pdf

Download (282kB)
[thumbnail of Bab III] Text (Bab III)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (188kB)
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (499kB)
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
Bab V.pdf

Download (150kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (154kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf

Download (312kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena drop tegangan yang terjadi pada konverter buck dalam sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbasis panel polikristalin. Drop tegangan merupakan salah satu faktor utama yang dapat menurunkan efisiensi sistem PLTS, terutama pada bagian konversi daya dari panel ke beban. Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi variabel-variabel yang berpengaruh terhadap besar kecilnya drop tegangan, serta mengevaluasi sejauh mana drop tersebut berdampak terhadap kestabilan dan kinerja sistem. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif berbasis pengukuran lapangan dan analisis eksploratif data (Exploratory Data Analysis/EDA). Data diperoleh dari pengukuran tegangan input, output, frekuensi switching, dan beban resistif menggunakan perangkat seperti osiloskop, multimeter, dan sensor arus. Drop tegangan dihitung menggunakan persamaan Vdrop = I×R dasar . Selanjutnya, data dianalisis menggunakan visualisasi regresi linier, histogram, boxplot, serta matriks korelasi untuk menilai kekuatan hubungan antar variabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap drop tegangan adalah tegangan
output dengan korelasi positif kuat (r = 0,75). Tegangan input dan frekuensi switching juga memberikan pengaruh, meskipun dengan korelasi yang lebih lemah. Sebaliknya, nilai beban yang konstan tidak memberikan pengaruh signifikan
terhadap variasi drop. Distribusi data juga menunjukkan bahwa sebagian besar drop terjadi dalam rentang rendah, dengan sejumlah outlier pada kondisi tertentu. Dari temuan ini, dapat disimpulkan bahwa pengendalian output dan pengaturan frekuensi switching yang optimal merupakan kunci untuk meminimalkan drop tegangan dan meningkatkan efisiensi sistem PLTS berbasis buck converter.
Kata Kunci: Drop Tegangan, Buck Converter, PLTS, Polikristalin, EDA, Efisiensi
Energi

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Elektro
Depositing User: Unnamed user with username perpustakaan2_1
Date Deposited: 03 Feb 2026 06:35
Last Modified: 03 Feb 2026 06:35
URI: https://repo.ukitoraja.ac.id/id/eprint/1282

Actions (login required)

View Item
View Item