Pabida, Fidel Belo (2025) Studi Eksperimen Performa Solar Cell Tipe Monocrystalline dengan Variasi Intensitas Cahaya Menggunakan 2 Cermin Reflektor. Diploma thesis, Universitas Kristen Indonesia Toraja.
Halaman Sampul.pdf
Download (786kB)
Bab I.pdf
Download (362kB)
Bab II.pdf
Download (766kB)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (619kB)
Bab V.pdf
Download (151kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (262kB)
Lampiran.pdf
Download (3MB)
Abstract
Fidel Belo Pabida. Studi Eksperimen Performa Solar Cell Tipe Monocrystalline dengan Variasi Intensitas Cahaya Menggunakan 2 Cermin Reflektor di bimbing oleh: Dr. Ir Yafet Bontong, S.T., M.T. dan Ir. Nofrianto Pasae, S.T., M.T. Perkembangan kebutuhan energi terbarukan menuntut optimalisasi pemanfaatan enegi surya, dimana solar cell monocrystalline menjadi salah satu teknologi panel surya dengan efesiensi konversi tertinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi intensitas cahaya terhadap karakteristik kinerja solar cell monocrystalline, dengan fokus pada daya output efisiensi, fill faktor (FF), dan drop tegangan. Metode penelitian dilaksanakan secara eksperimental di laboratorium menggunakan lampu halogen sebagai sumber cahaya buatan yang dipadukan dengan tiga cermin reflektor untuk meningkatkan intesitas radiasi. Parameter utama yang diukur meliputi tegangan terbuka (Voc), arus hubung singkat (Isc), tegangan maksimum (Vmp), dan
arus maksimum (Imp), yang selanjutnya dihitung untuk menetukan daya, efisiensi, FF, serta rugi-rugi tegangan. Analisis korelasi digunakan untuk menilai hubungan antara intensitas cahaya dengan variabel kinerja panel surya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa solar cell monocrystalline yang diuji dengan variasi intensitas cahaya menghasilkan perubahan signifikan pada parameter kinerjanya. Tegangan terbuka (Voc) tertinggi tercatat sebesar 21,7 V pada intensitas 615,09 W/m2, sedangkan arus hubungan singkat (Isc) meningkat seiring bertambahnya intesitas dengan nilai maksimum 1,84 A pada intensitas cahaya yang sama. Tegangan
maksimum (Vmp) dan arus maksimum (Imp) juga mengalami peningkatan hingga masing-masing 17,9 V dan 1,63 A, yang menghasilkan daya maksimum (Pmax) sebesar 29,23 W. Efisiensi panel mencapai nilai tertinggi 14,28% pada intensitas
615,09 W/m2, sementara fill faktor (FF) berkisar antara 60,85% hingga 73,07& yang menunjukkan kestabilan lebih baik dibandingkan panel polycrystalline.
Kata Kunci: Solar cell monocrystalline, intesitas cahaya, daya output, efisiensi, fill
faktor
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Mesin |
| Depositing User: | Unnamed user with username perpustakaan2_1 |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 07:19 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 07:19 |
| URI: | https://repo.ukitoraja.ac.id/id/eprint/1254 |

