STUDI TEOLOGIS TENTANG IMPLEMENTASI SPRITUALITAS KENOSIS DALAM DIRI PELAYAN PENATUA DAN DIAKEN DIJEMAAT PENANIAN PENANIAN KLASIS RANTEPAO BARAT, BERDASARKAN FILIPI 2:5-11

Palembangan, Arya (2026) STUDI TEOLOGIS TENTANG IMPLEMENTASI SPRITUALITAS KENOSIS DALAM DIRI PELAYAN PENATUA DAN DIAKEN DIJEMAAT PENANIAN PENANIAN KLASIS RANTEPAO BARAT, BERDASARKAN FILIPI 2:5-11. Diploma thesis, Universitas Kristen Indonesia Toraja.

[thumbnail of Halaman Sampul] Text (Halaman Sampul)
Halaman Sampul.pdf

Download (707kB)
[thumbnail of Bab 1] Text (Bab 1)
Bab 1.pdf

Download (165kB)
[thumbnail of Bab 2] Text (Bab 2)
Bab 2.pdf

Download (279kB)
[thumbnail of Bab 3] Text (Bab 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (241kB)
[thumbnail of Bab 4] Text (Bab 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (270kB)
[thumbnail of Bab 5] Text (Bab 5)
Bab 5.pdf

Download (141kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (140kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
Lampiran_.pdf

Download (860kB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “Studi Teologis tentang Implementasi Spiritualitas Kenosis dalam Diri Penatua dan Diaken di Jemaat Penanian Klasis Rantepao Barat Berdasarkan Filipi 2:5–11.” Spiritualitas kenosis yang dimaksud adalah pola hidup dan pelayanan yang dibentuk oleh pengosongan diri Kristus, dan karena itu berbeda dari sekadar kepedulian sosial kepada sesama. Penelitian ini berangkat dari gejala di Jemaat Penanian, yaitu penatua yang jarang melakukan perkunjungan dan pemangku jabatan yang memandang jabatan lebih sebagai status daripada panggilan. Tujuannya mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana spiritualitas kenosis dipahami, dihayati, dan diwujudkan dalam pelayanan penatua dan diaken di jemaat tersebut. Penelitian ini bersifat kualitatif dan memadukan penelitian pustaka dengan penelitian lapangan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap dua belas informan, yaitu empat penatua, dua diaken, dan enam warga jemaat, ditambah observasi dan dokumen jemaat, lalu dianalisis dengan pemikiran John A. Ottuh dan Hlulani Mdingi dalam terang Filipi 2:5–11 serta dokumen resmi Gereja Toraja. Keterangan para pelayan sengaja dipertemukan dengan keterangan warga jemaat supaya hasilnya tidak bersandar pada penilaian diri. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa para pelayan memaknai jabatan sebagai panggilan dan mengaitkan pelayanannya dengan Kristus yang merendahkan diri, dan warga jemaat membenarkan kehadiran mereka dalam perkunjungan, pelayanan diakonia, serta kesediaan berkorban waktu dan biaya sendiri. Namun kedua kelompok menyatakan pelayanan belum merata. Ada pelayan yang kurang aktif, ada yang menonjolkan kedudukan, dan perhatian lebih tertuju pada peristiwa sakit dan kedukaan daripada pada kebutuhan yang berlangsung lama. Hambatannya tidak seluruhnya bersifat rohani, sebab sebagian lahir dari beban pekerjaan dan keluarga, rasa minder, serta pengaturan dan pembinaan yang belum tertata. Karena jumlah informan terbatas, temuan ini merupakan potret sebagian pelayan dan sebagian warga, bukan ukuran bagi seluruh jemaat. Penulis menyimpulkan bahwa dibutuhkan pembinaan spiritualitas yang berpusat pada Kristus dan dijalankan secara berkelanjutan agar pelayanan penatua dan diaken tidak berhenti pada formalitas.

Kata kunci: spiritualitas kenosis, penatua, diaken, Filipi 2:5–11, Gereja Toraja.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BR Christianity
B Philosophy. Psychology. Religion > BV Practical Theology
Divisions: Fakultas Teologi > Teologi
Depositing User: Unnamed user with username perpustakaan3_1
Date Deposited: 26 Oct 2026 07:22
Last Modified: 26 Oct 2026 07:22
URI: https://repo.ukitoraja.ac.id/id/eprint/1802

Actions (login required)

View Item
View Item