Kalua’, Nispayanti (2026) DISIPLIN GEREJAWI DALAM KASUS PERSELINGKUHAN: Tinjauan Teologi Pastoral tentang Gereja sebagai Ibu di Jemaat Katengkong. Diploma thesis, Universitas Kristen Indonesia Toraja.
Halaman Judul.pdf
Download (586kB)
Bab 1.pdf
Download (214kB)
Bab 2.pdf
Download (253kB)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (220kB)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (295kB)
Bab 5.pdf
Download (142kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (166kB)
Lampiran.pdf
Download (2MB)
Abstract
Analisis Pelaksanaan Disiplin Gerejawi terhadap Kasus Perselingkuhan di Jemaat Katengkong Klasis Bokin Pitung Penanian berdasarkan teori fungsi pelayanan Pastoral Howard Clinebell dan Konsep Gereja sebagai Ibu menurut Jhon Calvin. Pelaksanaan disiplin gerejawi di jemaat Ketngkong belum berlangsung secara berkelanjutan dan konsisten. Akibatnya disiplin gerejawi masih lebih menonjolkan aspek penegakanaturan daripada pemulihan bagi jemaat. Selain itu fungsi healing, guiding, sustaining, reconciling, dan nurturing belum berjalan secara optimal karena belum disertai pendampingan pastoral yang berkesinambungan. Di sisi lain,gereja telah berupaya menjaga kekudusan jemaat melalui disiplin gerejawi, tetapibelum sepenuhnya menjalankan perannya sebagai ibu yang mengasihi, membimbing, menopang dan memulihkan anggota jemaat yang jatuh dalam dosa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan disiplin gerejawi terhadap kasus perselingkuhan di jemaat Katengkong berdasarjan teori fungsi pelayananan pastoral Howard Clinebell dan kosepn Gereja sebagai Ibu menurut Jhon Calvin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman Anggota Majelis Gereja mengenai disiplin gerejawi pada umumnya telah sesuai dengan dengan Alkitab dan Tata Gereja Toraja yakni sebagai sarana untuk membawa anggota jemaat kepada pertobatan. Penelitian menyimpulkan bahwa pelaksanaan disiplin di Gereja Toraja perlu dikembangkan ke arah yang lebih pastoral,restoratif dan berkelanjutan melalui keseimbangan anatara penegakan kebenaran dan pelayanan kasih. Dengan demikian, disiplin gerejawi benar-benar menjadi sarana pertobatan, pemulihan dan pertumbuhan iman jemaat.
Kata kunci: Disiplin gerejawi, perselingkuhan, pelayanan pastoral,Gereja sebagai Ibu, Gereja Toraja.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion B Philosophy. Psychology. Religion > BT Doctrinal Theology |
| Divisions: | Fakultas Teologi > Teologi |
| Depositing User: | Unnamed user with username perpustakaan3_1 |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 05:49 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 05:49 |
| URI: | https://repo.ukitoraja.ac.id/id/eprint/1800 |

