Analisis Kontribusi Tulangan Tekan Terhadap Kapasitas Nominal Momen Penampang Balok Beton Kecil Dengan Variasi Tulangan Tarik

Paressa, Juniarto (2026) Analisis Kontribusi Tulangan Tekan Terhadap Kapasitas Nominal Momen Penampang Balok Beton Kecil Dengan Variasi Tulangan Tarik. Diploma thesis, Universitas Kristen Indonesia Toraja.

[thumbnail of Halaman Sampul] Text (Halaman Sampul)
Halaman Sampul.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Bab I] Text (Bab I)
Bab I.pdf

Download (507kB)
[thumbnail of Bab II] Text (Bab II)
Bab II.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab III] Text (Bab III)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (857kB)
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
Bab V.pdf

Download (582kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (446kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf

Download (498kB)

Abstract

Balok beton bertulang pada penampang kecil sering memerlukan tulangan rangkap karena keterbatasan dimensi. Namun kontribusi tulangan tekan terhadap kapasitas momen kerap dianggap kecil, sehingga perlu dikaji secara rasional.
Penelitian ini menganalisis secara teoretis kontribusi tulangan tekan terhadap kapasitas nominal momen (Mn) balok beton 15×15 cm dengan variasi tulangan tarik, serta membandingkan tulangan tekan baja dan bambu. Analisis mengacu pada SNI 2847:2019 dan ISO 22157:2019. Model
penampang menggunakan b=150 mm, h=150 mm, selimut 20 mm, sengkang Ø8, tulangan atas 2Ø10 (alternatif baja atau bambu), serta variasi tulangan tarik baja 2Ø10, 2Ø12, 2Ø14, 2Ø16, 2Ø19, dan 2Ø22. Parameter yang dihitung meliputi
kedalaman garis netral (c) terhadap d’, Mn, dan persentase kontribusi tulangan tekan. Hasil menunjukkan c meningkat seiring bertambahnya diameter tulangan tarik. Pada 2Ø10–2Ø14, c<d’ sehingga tulangan atas berada pada zona tarik dan
kontribusi tekan 0%. Mulai 2Ø16 (c>d’) tulangan atas berfungsi sebagai tulangan tekan. Kontribusi tulangan tekan baja meningkat dari 1,051% (2Ø16) menjadi 13,316% (2Ø22), sedangkan bambu jauh lebih kecil, 0,080% hingga 1,139%.
Secara umum Mn cenderung menurun pada diameter tulangan tarik yang lebih besar akibat pergeseran garis netral yang mengecilkan lengan momen internal. Kesimpulannya, pada balok penampang kecil tulangan tekan baru efektif ketika c>d’, dan tulangan tekan baja memberikan peningkatan kapasitas yang lebih nyata dibanding tulangan tekan bambu.
Kata kunci: balok beton bertulang, tulangan tekan, garis netral, momen nominal, bambu

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TH Building construction
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Unnamed user with username perpustakaan2_1
Date Deposited: 12 Aug 2026 07:23
Last Modified: 12 Aug 2026 07:23
URI: https://repo.ukitoraja.ac.id/id/eprint/1702

Actions (login required)

View Item
View Item