Veri, Esap (2026) MAKNA YANG SULUNG Studi Eksegesis Berdasarkan Kolose 1:15 Sebagai Jawaban Teologis Terhadap Kristologi Saksi Yehuwa. Diploma thesis, Universitas Kristen Indonesia Toraja.
HALAMAN SAMPUL.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Download (284kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (211kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (444kB)
BAB IV.pdf
Download (160kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (224kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini mengkaji mengenai makna ungkapan “yang sulung” dalam kitab Kolose 1:15 sebagai jawaban teologis terhadap Kristologi Saksi Yehuwa. Ada pun masalah yang diteliti dalam skripsi ini adalah persoalan ungkapan “yang sulung”. Saksi Yehuwa mengajarkan bahwa Yesus Kristus adalah suatu makhluk ciptaan sehingga menggeser Yesus dari posisi-Nya yang ilahi menjadi ciptaan. Hal ini bermasalah secara teologis karena secara tidak langsung menolak keilahian Yesus dan mereduksi kedudukan-Nya menjadi ciptaan. Adapun tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui makna teologis ungkapan “yang sulug” berdasarkan Kolose 1:15 melalui kajian eksegetis, dan sekaligus sebagai jawaban teologis terhadap Kristologi Saksi Yehuwa secara kontekstual. Penelitian ini merupakan penelitian teologi dengan metode kualitatif melalui pendekatan eksegesis secara historis-gramatikal dan kontekstual. Pendekatan eksegetis digunakan untuk menggali makna frasa “yang sulung” dalam Kolose 1:15. Data kemudian dikumpul melalui studi pustaka (library research) dan sebagai basis data primer antara lain: Alkitab, kamus bahasa Yunani, buku tafsiran, maupun jurnal-jurnal akademik yang terkait dengan topik penelitian. Penelitian ini akan berupaya menggabungkan hasil eksegesis dan apologetika Kristen dalam rangka menangkal ajaran Saksi Yehuwa yang mereduksi keilahian Yesus Kristus, lalu membawa pada impikasi praktis yaitu sebagai bahan edukasi (pengajaran) bagi jemaat khusus kaum awam. Dari hasil eksegeses Kolose 1:15 memperlihatkan bahwa ungkapan “yang sulung” (πρωτότοκος) tidak menunjuk pada makna “ciptaan pertama”, melainkan pada kedudukan dan keutamaan Yesus Kristus atas seluruh ciptaan. Karena itu, istilah πρωτότοκος digunakan oleh rasul Paulus untuk menegaskan supremasi dan otoritas Kristus, bukan asal-usul-Nya sebagai makhluk ciptaan.
Kata Kunci: Eksegesis; Kristologi; Kolose 1:15; Saksi Yehuwa; Yang Sulung
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BT Doctrinal Theology B Philosophy. Psychology. Religion > BV Practical Theology |
| Divisions: | Fakultas Teologi > Teologi |
| Depositing User: | Unnamed user with username perpustakaan3_1 |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 08:00 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 08:00 |
| URI: | https://repo.ukitoraja.ac.id/id/eprint/1589 |

